Sunday, 25 October 2009

Mineral


Mineral

a. Bahan galian vital (vital minerals)

Bahan galian yang bemilai vital untuk menjamin hajat hidup orang banyak berdasarkan undang-undang yang berlaku, misal : bauksit, Besi, timbal, seng, tembaga, belerang, dan yodium.

b. Bahan galian strategis (strategic mineral)

Bahan galian yang mempunyai arti strategis untuk pertahanan, keamanan, dan ketahanan ekonomi negara berdasarkan undang-undang yang berlaku, misal : Gas alam minyak bumi, uranium, batu bara, nikel, dan timah bahan galian tak vital dan tak strategis - nonvital and nonstrategis

c. Bahan galian tak vital dan tak strategis (nonvital and nonstrategic minerals)

Bahan galian yang sifatnya tidak langsung memerlukan pasaran yang bersifat internasional atau bisa juga disebut Bahan galian industri (industrial mineral) merupakan Bahan galian tambang bukan bijih yang pada umumnya digunakan sebagai bahan baku industri; penggunaan dalam industri banyak ditentukan oleh sifat fisika seperti warna, ukuran partikel, kekerasan, plastisitas, daya serap, dan lain-lain, misalnya batu gamping, bentonit, kaolin, zeolit, fosfat, mika, tawas, batu permata, pasir kuarsa, kaolin, dan marmer.

Eksplorasi Tambang


Eksplorasi Tambang

Eksplorasi adalah kegiatan selanjutnya setelah ditemukannya endapan mineral berharga yang antara lain meliputi kegiatan untuk mengetahui dan mendapatkan ukuran, bentuk, posisi, kadar rata-rata dan cadangan dari endapan bahan galian tersebut.


Tahapan dalam pekerjaan eksplorasi :

1. Penyelidikan Umum

a. Study Pustaka
* Keadaan geologi regional
* Keadaan tektonik
* Keadaan paleogeography setting
* Batasan luas daerah kerja

b. Pengecekan dilapangan
* Mencari singkapan batuan dan batubara
* Mengambil contoh batuan dan batubara

2. Penyelidikan Pendahuluan

a. Memetakan daerah kegiatan
* Pemetaan topografi
* Pemetaan foto udara

b. Interpretasi keadaan geologi
* Stratigrafi kedudukan batubara
* Struktur geologi

c. Pemboran
* Korelasi
* Hasil perhitungan cadangan
* Bentuk geometri cadangan
* Perkiraan kualitas


3. Penyelidikan Detail

a. Pemboran
* Bentuk geometri endapan batubara lebih teliti dan perhitungan cadangan
* Anomaly geologi (sesar)
* Kualitas batubara (Analisa laboratorium dan sifat batubara)

b. Geofisika
* Stratigrafi kedudukan batubara lebih teliti
* Struktur geologi
* Bentuk endapan batubara

c. Penentuan metode penambangan